Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Nevi Zuairina, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas dan mampu menembus pasar global melalui partisipasi aktif di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025.

Legislator asal Daerah Pemilihan Sumatera Barat II ini menilai TEI adalah platform krusial bagi UMKM, termasuk dari Sumatera Barat, untuk memamerkan produk unggulan mereka, menjalin kemitraan internasional, dan memahami standar kualitas global.

"UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Untuk itu, upaya untuk mendorong mereka go international harus menjadi prioritas. TEI 2025 ini adalah momentum emas. Saya berharap UMKM dari Sumatera Barat dapat memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin untuk menjaring pembeli asing," ujar Nevi Zuairina.

Nevi menekankan bahwa tantangan terbesar UMKM untuk menembus pasar ekspor adalah standarisasi kualitas, kapasitas produksi, dan akses permodalan. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan UKM, untuk memberikan pendampingan intensif.

"Dukungan ini tidak hanya sebatas pameran. Pemerintah harus membantu UMKM dalam sertifikasi produk, pengemasan (packaging) yang menarik dan berstandar ekspor, serta fasilitasi perizinan yang lebih sederhana. Kami di Fraksi PKS akan terus mengawal agar alokasi anggaran dan kebijakan pro-UMKM dapat direalisasikan secara optimal," tambahnya.

Nevi juga mengajak masyarakat Sumbar untuk terus membeli dan mempromosikan produk lokal, sebagai bentuk dukungan nyata agar UMKM di Ranah Minang semakin kuat dan siap bersaing di kancah global.

"PKS berkomitmen untuk memastikan UMKM kita tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat, menciptakan lapangan kerja, dan membawa nama baik Indonesia di pasar internasional," tutup Nevi Zuairina. (FRAKSI/TI)

 


AGAM- Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, kini resmi terhubung dengan dunia digital. Kehadiran Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di wilayah ini membawa angin segar bagi masyarakat setempat yang selama ini kesulitan mengakses jaringan komunikasi dan internet. Manfaat nyata ini terwujud berkat upaya dan lobi gigih Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina.


Dalam peresmian BTS tersebut, pada Sabtu (11/10), Nevi Zuairina menegaskan bahwa akses jaringan adalah kebutuhan mendasar yang kini setara dengan kebutuhan primer lainnya. 

"Dengan adanya BTS di Nagari Sitanang, anak-anak bisa belajar daring dengan lebih lancar, pelaku UMKM dapat memasarkan produknya secara digital, dan masyarakat bisa berkomunikasi dengan lebih mudah,” ungkap Nevi.

Politisi PKS yang merupakan Wakil Rakyat dari Dapil Sumatera Barat II ini menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara pemerintah dan Telkomsel. Menurutnya, pembangunan infrastruktur telekomunikasi di wilayah pedesaan ini merupakan wujud nyata pemerataan pembangunan digital di seluruh pelosok negeri, sebuah agenda yang ia perjuangkan keras.

Nevi Zuairina berharap kehadiran BTS ini dapat menjadi pemicu peningkatan ekonomi lokal berbasis digital dan membuka peluang baru. Ia menekankan bahwa pemerataan akses digital harus menjadi prioritas agar tidak ada daerah yang tertinggal dalam arus kemajuan teknologi.

"Digitalisasi harus menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan, memperluas wawasan, dan memperkuat daya saing daerah. Kita ingin anak-anak di Sitanang punya kesempatan yang sama dengan mereka yang tinggal di kota besar,” tambahnya.

Peresmian yang dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Agam, tokoh masyarakat, dan pimpinan Telkomsel wilayah Sumatera Barat ini disambut antusias. Masyarakat mengakui bahwa infrastruktur ini menjawab keterbatasan konektivitas yang selama ini menjadi kendala, sekaligus menjadi bukti keberhasilan perjuangan Nevi Zuairina membawa kemajuan teknologi ke daerahnya. Nevi pun berpesan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan infrastruktur digital ini dengan bijak. (*)